Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips Anniversary 5 Tahun Amphibi Gelar Aksi Nyata Selama satu bulan.  20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Environment · 23 Feb 2021 07:32 WIB ·

Peringati HPSN 2021 Lembaga Amphibi Pindahkan Habitat Mangrove ke Gunung Sampah TPA Bantar Gebang


 Peringati HPSN 2021 Lembaga Amphibi Pindahkan Habitat Mangrove ke Gunung Sampah TPA Bantar Gebang Perbesar

bnewsmedia.id, Kota Bekasi- Lembaga AMPHIBI (Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup B3 Indonesia) dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021 lakukan Penanaman Pohon Mangrove di UPST Bantar Gebang, dalam menjawab perasalahan lingkungan di wilayah TPA Bantar Gebng pada,
Minggu ( 21/2/2021).

Tampak hadir para petinggi Amphibi diantaranya Ketua umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung, So.,Si. beserta jajaran pengurus DPP, Ketua Yayasan Sosial Berdikari Karya Sehati YASOS BKS Sumut Budi Rahayu, Ketua Amphibi Bekasi Raya Moh.Hendri.A,ST. beserta jajaran Pengurus Bekasi Raya, mendampingi Ketua Pelaksana HPSN 2021 Joko Santoso, Ketua Amphibi Ciliwung Ismail beserta jajaran pengurus Ciliwung serta Ketua Amphibi Sumatra Barat Nasrul.

Disamping penanaman Mangrove, Amphibi juga menyematkan Duta Lingkungan Hidup kepada Aktor Sinetron Rio Reifan sebagai figur lingkungan yang kedepannya akan turut serta dalam menjalankan program Amphibi di seluruh indonesia.

Acara penanaman mangrove tersebut dihadiri beberapa jajaran pejabat diantaranya Gubernur Jawa Barat yang diwakili Kadis Kehutanan Prov. Jawa Barat, Ir.H.Epi Kustiawan, MP, Menteri Lingkungan Hidup yang diwakili Direktur KTSA, M.Zainal.A, Pangdam Jaya yang diwakili oleh Dandim 0507 Letkol Inf Iwan Aprianto ,Kapolda Metro Jaya yang diwakili oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. A.Supriyadi.

Dalam aski peringatan HPSN 2021 Lembaga Amphibi juga merangkul seluruh organisasi maupun komunitas yang ingin ikut berperan serta dalam aksi perbaikan lingkungan hidup, terlihat dalam kehadiran pada kegiatan penanaman diantaranya, Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas KP2C, Laskar Merah Putih LMP, Datasemen LMP, MS Peduli, Petualang Peduli, PBR, ALISA,UKL Fapet Unpad, PUTI Minang, Saung MCK, FMPKB.

Ketua Umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung So,si dalam sambutannya mengatakan bahwa penanaman mangrove di TPA Bantar Gebang adalah sebagai Solusi untuk menjawab permasalahan longsor, air lindi dan udara di TPA.

Adapun pohon mangrove yang kami tanam di UPST Bantar Gebang ini untuk tahap pertama sebanyak 1.000 pohon yang keseluruhan nya berjumlah 5.000 pohon mangrove bantuan dari Bpdashl Citarum Ciliwung, ujar Tanjung.

Penanaman ini juga telah di daftarkan dan akan tercatat dalam penghargaan MURI Musium Rekor Dunia-Indonesia, sebagai penanaman mangrove di TPA untuk yang pertama kali di Dunia, jelas nya.

“Penanaman pohon mangrove di UPST Bantar Gebang sebelumnya sudah melalui beberapa tahap uji coba dan dinyatakan berhasil, pohon – mangrove bisa dapat bertahan hidup, maka dengan kita tanam pohon mangrove bisa mencegah kelongsoran sampah, menetralisir kandungan zat beracun pada air lindi sampahdan juga sekaligus berperan fungsi sebagai penyaring terbaik zat-zat beracun yang terlepas ke udara” Ucap Tanjung.

Tragedi longsornya TPA Luwigajah Bandung 21 Feburuari 2005 lalu mengingatkan kita semua, tragedi yang menelan korban ratusan jiwa “Kita berdoa untuk para korban tragedi TPA Luwigajah dan melakukan penanaman pohon mangrove di UPST Bantar Gebang,” dengan semangat HPSN yang jatuh tepat pada (Minggu 21 Februari 2021). tandasnya.

Sementara, Epi Kustiwan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, mengatakan bahwa HPSN 2021 hari ini saya dibikin surprise oleh lembaga Amphibi. Mangrove yang tidak seharusnya ada di TPA, tapi hari ini saya ikut menanamnya.

“setau saya mangrove bisa hidup di genangan air pinggiran laut dan muara, khusus di genangan air asin dan payaw.
Tapi lembaga AMPHIBI malah mencoba menanam mangrove di lahan yang tidak biasa.

“Visi -Misi Jawa Barat inovasi dan kolaborasi silahkan laksanakaan inovasinya dan kolaborasi, mudah – mudahan sesuai bisa tumbuh dengan baik bisa dikembangkan di tempat lain,” ujar Epi.

Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota A.Supriyadi yang mewakili Kapolda Metro Jaya sangat mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Amphibi. Dirinya berharap aksi penanaman ini kalau bisa menghutankan wilayah TPA bantar gebang agar tidak bau dan menimbulkan masalah lingkungan, ”tutupnya. (** Nas)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KPUD Padang Panjang Tetapkan Hendri Arnis-Allex Saputra sebagai Wako-Wawako Terpilih

7 Februari 2025 - 08:46 WIB

Putusan MK PHPU Padang Panjang di tolak, Hendri Allex Pemenangnya

4 Februari 2025 - 15:26 WIB

Ketua Umum LMP Desak Pembatalan SK Kementerian Hukum Terkait Kepengurusan M. Arsyad Cannu

23 Januari 2025 - 22:52 WIB

PHPU Padang Panjang di MK: KPU Tolak Dugaan Money Politic yang Didalilkan Pemohon

22 Januari 2025 - 19:03 WIB

Dosen Universitas Malikussaleh Demo Desak Prabowo Tuntut Pencairan Tukin

21 Januari 2025 - 01:13 WIB

Pada Hari Amal Bakti Ke 79 Kemenag Tanah Datar Gelar Tasyakuran

21 Januari 2025 - 00:55 WIB

Trending di News
Verified by MonsterInsights